Drama Penembakan di Pagi Hari

Melbourne Gempar

Drama Penembakan di Pagi Hari

- detikNews
Senin, 18 Jun 2007 13:26 WIB
Jakarta - Hari masih pagi pada Senin nan sibuk. Orang lalu lalang beraktivitas di pusat kota. Dar der dor! Suara itu begitu tiba-tiba dan mengejutkan. 3 Orang terkapar di jalanan. Suasana kota pun mencekam.Peristiwa itu terjadi di Central Business District (CBD), Melbourne, Australia. Para pegawai di gedung-gedung perkantoran itu pun gempar. Apalagi sang pelaku belum bisa diringkus meski polisi yang mengenakan rompi antipeluru dan helikopter telah dikerahkan.Peristiwa bermula pukul 08.10, Senin (18/6/2007) waktu setempat. Seorang pria meraih leher seorang perempuan dari dalam taksi, berusaha naik ke taksi, lalu si perempuan berlalu, pria itu kemudian balik badan, mengeluarkan senjata dan menembak tiga orang dari jarak dekat.Demikian penuturan saksi mata, Malcolm Bates, seperti dilaporkan ABC News, Senin (18/6/2007). Penembakan terjadi pukul 08.15 waktu setempat.Si penembak mulai menembakkan timah panas saat seorang pria mencoba menghentikan aksinya setelah menarik seorang perempuan dari taksi di Flinders Lane. Dor! Pria itu tewas seketika.Si penembak kemudian menembak perempuan berusia sekitar 24 tahun tersebut dan seorang pria berusia 30-an tahun. Keduanya terluka dan segera dilarikan ke RS Royal Melbourne. Kondisi kedua orang tersebut kritis karena tertembak di bagian atas tubuh.Sementara si penembak yang berusia antara akhir 20-an tahun dan awal 30-an tahun itu kabur. Pria berambut pendek coklat dan tinggi sekitar 180 cm itu terlihat membuang senjata yang dibungkus pakaian di persimpangan Queen Street and Flinders Street.Polisi kemudian tiba di lokasi kejadian dan langsung memburu pelaku yang mengenakan celana jins gelap dan jaket Adidas warna gelap. Helikopter pun dikerahkan untuk memudahkan pencarian.Namun sang penembak belum terlihat. Polisi menemukan senjata yang diduga dipakai si penembak di persimpangan Queen Street and Flinders Street.Sementara para pekerja kantoran di gedung-gedung CBD, Melbourne, diminta untuk tetap berada di dalam kantor. "Kami minta warga jangan panik," kata Inspektur Polisi Glenn Weir.Polisi akan meminta keterangan dari sopir taksi dan seorang pengendara sepeda yang melintas saat kejadian.Pejalan kaki Ross Murchie menuturkan, "Seorang perempuan keluar dari gedung seberang jalan. Dia menjerit dan seorang pria menjambak rambutnya. Perempuan itu mencoba berpegangan pada taksi yang sedang lewat.""Dua pejalan kaki menghampiri mereka untuk bertanya apa gerangan yang terjadi. Pria itu melepas jambakan pada rambut perempuan itu, mengeluarkan pistol dan menembak tiga orang tersebut," tutur Murchie.Saksi lainnya, Brian Cottrell melihat dua pria berlari untuk menolong seorang perempuan yang dijambak rambutnya sampai keluar dari taksi oleh seorang pria."Namun pria itu mengeluarkan pistol dan menembak salah satu pria dua kali, lalu menembak si perempuan, kemudian menembak pria lainnya. Untung saya tidak kena," kata Cottrell yang berada cukup dekat dengan lokasi kejadian. (sss/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads