Ramainya Akad Nikah di Masjid Pada 7/7/07
Senin, 18 Jun 2007 13:25 WIB
Jakarta - Angka-angka kembar memang unik. Tak heran, bila tanggal, bulan, dan tahun yang memuat angka sama kerap dipercaya sebagai hari baik. Tak terkecuali 7 Juli 2007 yang jatuh pada hari Sabtu.Karena itu, tidak mengherankan jika masjid yang biasa digunakan untuk menggelar akad nikah dan resepsi menjadi sangat sibuk.Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, sudah menerima pendaftaran 4 pasangan yang akan menikah pada 7 Juli 2007. "4 Pasangan yang mau menikah di sini, itu sudah banyak. Kalau mau daftar, mendingan di hari lain saja Mbak," ujar pengurus Masjid Sunda Kelapa, Heri Salmun, ketika dihubungi detikcom, Senin (18/6/2007).Untuk melakukan akad nikah di masjid tersebur, maka tiap pasangan harus mengeluarkan uang Rp 500 ribu per jam. Sedangkan untuk resepsi, uang yang harus dikeluarkan untuk biaya sewa gedung adalah Rp 5 juta."Mungkin 7 Juli 2007 itu angka unik, jadi banyak yang memilih angka itu untuk menikah," tukas Heri.Hal yang sama juga terjadi di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan."Tanggal 7 Juli sudah penuh Mbak, hari lain saja," kata pengurus Masjid Pondok Indah, Yuliana, kepada detikcom.Dijelaskan dia, masjid itu hanya menggelar 2 akad nikah dan resepsi. Meski ada banyak permintaan pada 7 Juli 2007, namun pengurus sepakat untuk tidak menambah kuota."Sudah kita atur untuk tanggal 7 Juli 2007, bakal digelar siang dan malam," terangnya.Berapa biaya akad dan resepsinya? "Untuk akad nikah saja Rp 750 ribu. Sedangkan untuk akad dan resepsi Rp 5,9 juta," pungkas Yuli.
(nvt/sss)











































