Redam Kemarahan Sopir, Polda Janji Tertibkan Angkot Liar
Senin, 18 Jun 2007 12:46 WIB
Jakarta -
Kemarahan ratusan sopir angkot di Tangerang, Banten, mulai mereda. Mereka dijanjikan polisi akan menertibkan angkot plat hitam di Jakarta Barat.Janji tersebut disampaikan Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombe Pol I Ketut Untung Yoga Ana dalam pertemuan dengan perwakilan Serikat Pekerja Angkutan Umum Indonesia yang dipimpin Syaiful Milah.Pertemuan digelar di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (18/6/2007).Dalam pertemuan itu, Syaiful meminta Polda segera menindak mobil omprengan plat hitam yang berkeliaran di sekitar wilayah Jakarta Barat."Kabupaten dan Kodya Tangerang sudah melakukan penertiban, kenapa di Jakarta Barat belum," cetus Syaiful.Namun Yoga Ana menolak anggapan tersebut. Polda tidak pernah berpangku tangan dan membiarkan omprengan liar itu beroperasi."Saya tidak terima kalau dikatakan tidak pernah melakukan penertiban. Penertiban itu ada cuma belum terkoordinasi dengan baik," kata Yoga Ana.Yoga Ana berjanji akan meneruskan masalah itu kepada Dirlantas Polda Metro Jaya. "Yang saya tahu, Dirlantas Polda sedang mencari penyelesaian atas masalah ini," kata dia.Namun Syaiful meminta bukti janji tertulis dari Yoga Ana bahwa polisi akan menyelesaikan masalah ini. "Teman-teman di luar minta bukti tertulis karena berkali-kali kami di sini hanya dikasih janji-janji saja. Saya minta bukti tertulis agar teman-teman mau pulang," tegas Syaiful.Namun gertakan Syaiful tak menyurutkan nyali Untung. Permintaan itu ditolak mentah-mentah. "Tidak bisa! Saya tidak peduli walau harus menginap 1.000 malam. Di sini kan kita sama-sama cari solusi, bukan itu cara penyelesaiannya," tegas Yoga Ana.Akhirnya perwakilan sopir bersedia mengalah. "Jadi yang harus kami sampaikan ke teman-teman Pak?" tanya mereka."Bilang polisi akan menyelesaikan masalah ini secepatnya. Yang di Tangerang lakukan akan kami lakukan juga di Jakarta Barat," jawab Untung.Setelah mendapat kepastian itu, rombongan sopir dengan tertib membubarkan diri. Pukul 12.15 WIB, mereka berangsur-angsur meninggalkan Polda Metro Jaya. Rencananya mereka akan melanjutkan protes ke Departemen Perhubungan.
(umi/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































