Prijanto Tidak Pernah Dimintai Mahar oleh Koalisi Jakarta
Senin, 18 Jun 2007 12:20 WIB
Jakarta -
Kasus mahar bakal calon wagub DKI Jakarta menerpa parpol di Koalisi Jakarta. Pendamping Fauzi Bowo, Mayjen Purn Prijanto enggan mengomentari kasus yang menerpa kendaraan politiknya dalam Pilkada DKI Jakarta."Saya nggak mau komentari. Saya tidak ngerti," katanya di sela-sela acara Kongres I Repdem di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (18/6/2007).Prijanto mengaku, sejak dicalonkan oleh Koalisi Jakarta, hingga kini dirinya tidak pernah diminta sepeser pun oleh parpol karena menurutnya Koalisi Jakarta lebih mementingkan kepentingan golongan daripada pribadi."Pemimpin Koalisi Jakarta itu, yang saya lihat punya sifat kenegarawanan, kearifan dan kebijaksanaan," pujinya.Saat ditanya mengenai perasaan rekannya, Mayjen Purn Slamet Kirbiyanto dan Mayjen Purn Djasri Marin yang merasa dikhianati oleh Koalisi Jakarta, Prijanto justru tidak meyakininya."Saya sepertinya tidak yakin kalau mereka merasa dikhianati," kilah pendamping Fauzi Bowo ini.
(ziz/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































