Agum Tak Pernah Setor Uang Mahar

Agum Tak Pernah Setor Uang Mahar

- detikNews
Senin, 18 Jun 2007 11:45 WIB
Jakarta - Agum Gumelar gagal melaju ke arena pertarungan Pilkada DKI Jakarta. Sejumlah bakal calon (balon) sudah "bernyanyi" untuk meminta kembali uang mahar yang pernah diberikan kepada partai pengusung.Namun Agum tidak lantas ikut-ikutan tren. Dia tidak akan meminta kembali uang mahar, karena mengklaim memang tidak pernah memberikan uang mahar."Kami tidak mau bermain dengan uang. Kami punya tokoh yang patut diusung karena mendapat kepercayaan dari masyarakat," ujar tim sukses Agum, Johni, kepada detikcom, Senin (18/6/2007).Agum tercatat pernah 'melamar' ke PDIP dan kemudian ke PKB. Namun Johni menolak menyebutkan partai mana yang meminta mahar kepada Agum.Johni hanya mengakui, memang ada upaya dari partai untuk meminta uang mahar kepada tim sukses Agum. Namun selama ini tim sukses Agum dari awal menolak hal tersebut. Kalaupun ada dana yang dikeluarkan dari posko Agum, dana itu berupa cost social, yakni dana yang dikeluarkan secara sukarela untuk sejumlah kegiatan partai."Biasanya kita dikirimi proposal dan ada bujetnya. Kita bantu sukarela nyumbang mulai Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta seperti acara buka puasa bersama, maulid dan lainnya," ujarnya.Menurut Johni, ada kemungkinan tidak dipilihnya Agum bisa saja dikarenakan tidak memberi uang mahar itu. Karena berdasarkan laporan yang pernah diterima Johni, anggota tim sukses pernah dimintai uang mahar. Namun permintaan uang mahar itu melalui cara guyonan, bukan secara resmi."Kita tidak menutup kemungkinan soal itu," katanya mengenai Agum tidak dipilih lantaran tak menyetorkan uang mahar. "Mereka datang dari partai tapi bukan pengurus. Ngomongnya dengan cara guyonan. Kita ya, sudah bilang di awal tidak ke arah itu," imbuhnya. (ziz/sss)



Berita Terkait