Jumhur: Majikan TKI di Malaysia Harus Lulus Tes Psikologi
Senin, 18 Jun 2007 11:26 WIB
Jakarta -
Kejadian yang menimpa Ceriyati, TKI di Malaysia yang nekat terjun dari lantai 15 sebuah kondominium karena tidak tahan disiksa majikannya, merupakan gambaran suram nasib buruh migran di luar negeri.Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) akan mengusulkan tes psikologi bagi para calon majikan di Malaysia yang akan menggunakan jasa para TKI."Kita akan perjuangkan usulan itu sebagai satu syarat utama yang harus dipenuhi para users TKI kita di Malaysia," kata Ketua BNP2TKI Jumhur Hidayat ketika dihubungi detikcom, Senin (18/6/2007).Menurut Jumhur, tes psikologi diperlukan untuk mengetahui latar belakang atau sifat dari calon majikan. "Ini demi melindungi para TKI juga," tukasnya.Untuk kasus Ceriyati, BNP2TKI, lanjut Jumhur akan melakukan upaya-upaya advokasi bekerjasama dengan KBRI di Kuala Lumpur. "Kita akan mengawal proses hukum sampai kasusnya selesai dan korban mendapatkan hak-haknya," ujar Jumhur."Siang ini saya akan berangkat ke Malaysia untuk mendapatkan informasi langsung dari korban. Baru kemudian akan kita putuskan langkah-langkah berikutnya," pungkasnya.
(bal/nrl)










































