Ratusan Korban Lumpur Serbu Tim 16, Nyaris Bentrok
Senin, 18 Jun 2007 11:07 WIB
Sidoarjo -
Diduga melakukan pungutan liar sebesar Rp 150 ribu terhadap sesama korban lumpur, ratusan warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera I (TAS) mendatangi Sekretariat Tim 16 di Jalan Sunandar Priyo Sidoarjo. Nyaris terjadi antara sesama korban lumpur. Untungnya petugas kepolisian bisa mencegahnya.Tim 16 ini dulunya dibentuk oleh sebagian warga Perum Tas untuk melakukan negosiasi terhadap Lapindo maupun pemerintah. Namun kepercayaan ini disalahgunakan oleh tim 16 untuk melakukan pungli dengan alasan biaya administrasi pengurusan ganti rugi. "Alasannya digunakan untuk biaya administrasi. Tapi kenyataannya apa? tidak ada. Uang itu untuk kepentingan pribadi," teriak salah seorang warga dalam orasinya, Senin (18/6/2007).Meski mendapat tuduhan pungli, Suharso koordinator Tim 16 membantah kabar tersebut. Menurutnya pungutan yang dilakukan oleh tim 16 itu digunakan untuk biaya administrasi serta pembiayaan sekretariat."Tidak benar itu. Pungutan itu untuk biaya operasional tim 16 serta untuk pembelian keperluan sekretariat," bantah Suharso. Puas melakukan orasi, ratusan warga melanjutkan perjalanan menuju ke kantor DPRD Sidoarjo. Mereka akan melakukan koordinansi sesama korban lumpur, yang hasilnya akan diserahkan ke BPLS.
(bdh/mar)










































