Steger Maut Tunggu Hasil Labfor
Senin, 18 Jun 2007 10:03 WIB
Jakarta - Penyelidikan kasus steger maut di SCBD yang menyebabkan 2 orang tewas masih menunggu hasil penelitan Puslabfor Mabes Polri. Hasil ini penting untuk mengetahui penyebab ambruknya steger."Sebelum hasilnya keluar, kita belum bisa memanggil saksi lain, nanti salah lagi," kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Iptu Heru Ruspiandi kepada detikcom, Senin (18/6/2007).Dituturkan dia, tiga saksi terkait kasus ini telah dipanggil. Mereka adalah Lilik (29), Kasmudi (29), dan mandor Sugiyanto (45), yang berada di tempat kejadian saat peristiwa naas tersebut terjadi. "Baru mereka yang diperiksa, yang lain nanti setelah hasil Labfor keluar," katanya.Kejadian naas itu berawal saat steger pijakan Tugio dan Lamijo yang bekerja di lantai 38 proyek One Pacific Place di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan ambruk pada 7 Juni 2007. Mereka pun jatuh dari lantai 38 hingga lantai 8. Bruuuk...! Tugio dan Lamijo tewas.Sedangkan Lilik dan Kasmudi ikut tertimpa. Mereka jatuh dari lantai 36 ke lantai 27. Namun mereka masih bernasib baik. Keduanya hanya luka ringan di bagian tangannya.Sebelum peristiwa steger maut, terjadi insiden jatuhnya crane di lokasi yang sama yang menyebabkan 1 orang tewas. Setelah peristiwa steger maut, terjadi insiden tali gondola putus. 3 Buruh di gondola berhasil selamat melalui pecahan kaca jendela gedung.
(nal/sss)











































