Awas! Petrus Berkeliaran di Priok

Awas! Petrus Berkeliaran di Priok

- detikNews
Minggu, 17 Jun 2007 16:59 WIB
Jakarta - Penembak misterius alias petrus mengintai warga Tanjung Priok, Jakarta Utara. Korbannya, seorang ibu dua anak bernama Lisa Mayangsari (27) yang tengah beristirahat di dalam rumahnya, Jl Enim, Kelurahan Sungai Bambu.Peristiwa terjadi pada Sabtu 16 Juni 2007. Saat itu sekitar pukul 12.00 WIB, Lisa bersama suaminya, Sairang (36) serta dua anak mereka, Ramadhan (5) dan Atha (2,5) berbaring di ruang televisi dan terbawa mimpi siang bolong.Lisa yang masih terjaga tiba-tiba mendengar letusan keras dan memekakkan telinga dari arah plafon atap rumahnya.Dor! Lisa pun terkesiap, sesuatu yang panas terasa menembus kulit pahanya. Dia mendapati paha kirinya bersimbah darah. Seketika kepalanya terasa pening."Saya kaget, bingung, suaranya cukup kencang. Saya pegang paha saya, darah sudah banyak," cerita Lisa kepada wartawan di rumahnya, Minggu (17/6/2007).Spontan sang suami terbangun dari lelapnya. Sairang yang berprofesi sebagai sopir taksi itu segera lari ke luar rumah. Namun dia tidak melihat orang yang mencurigakan."Lalu saya masuk kembali ke rumah, saya dapati istri saya sudah banyak darah. Saya hidupkan lampu, saya temukan bekas peluru di pojok ruangan," kata Sairang.Menurut Sairang, setelah menyerempet paha istrinya, peluru memantul di tembok rumahnya. Peluru berwarna putih itu masih dalam kondisi panas. "Segini lho mas besarnya," ujar Sairang sambil menunjukkan jari kelingking.Dilihat dari bekas lubang yang terletak 10 cm dari lampu rumah, peluru nyasar itu menembus plafon rumah berlantai dua. Dari genteng asbes, peluru menembus kayu penyangga setebal 15 cm, lalu plafon lantai satu. Peluru berakhir ketika itu menyayat kulit paha Lisa dan membuat wanita itu harus dibawa ke Klinik Sukmul Medika yang berjarak 500 m dari rumahnya. Sairang sudah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Metro Tanjung Priok. "Kami sekarang was-was kalau mau tidur siang, takut ada peluru nyasar lagi. Tetangga-tetangga juga begitu," tutur Sairang.Hingga pukul 16.30 WIB sore ini, belum diperoleh keterangan resmi dari polisi. "Kami masih menyelidiki kasus ini," elak Kapolsek Tanjung Priok Kompol Suparmo ketika dikonfirmasi. (fiq/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads