Belum Teliti Semburan, BPLS Takluk Pada Warga

Belum Teliti Semburan, BPLS Takluk Pada Warga

- detikNews
Minggu, 17 Jun 2007 14:33 WIB
Sidoarjo - Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) mengaku belum maksimal dalam menangani semburan baru, yang keluar dari rumah makan 'Terapung' di timur jalan raya Porong.BPLS mengaku tidak berkutik menghadapi warga yang emosi saat akan meneliti semburan tersebut "Kita belum bisa melakukan penelitian lebih lanjut. Karena pihak warga menolak kedatangan BPLS di lokasi itu," kata Humas BPLS Ahmad Zulkarnaen saat ditemui wartawan di kantor BPLS di Desa Mindi, Porong, Sidoarjo, Minggu (17/6/2007).Hingga saat ini, BPLS menduga, semburan baru yang keluar dari dalam bekas rumah makan tersebut diduga ada hubungannya dengan pusat semburan lumpur. "Karena satu minggu setelah semburan lumpur muncul pertama kali, ditempat yang sama pernah muncul juga semburan air yng berwarna kuning dan berbau tidak enak," ungkap Zulkarnaen.Menurut Zulkarnaen, berdasarkan hasil penelitian dari Fergaco (Perusahaan gas yang disewa Lapindo), kandungan gas berbahaya yang keluar dari semburan tersebut masih di bawah ambang batas.Menghadapi semburan baru ini, kedepan BPLS masih menunggu dari pihak warga. Apabila warga siap atau bersedia diteliti dan ditangani, maka BPLS akan turun tangan.Saat ditanya tidak adanya papan peringatan adanya gas berbaha dan mudah terbakar di lokasi, Zulkarnain mengatakan hal itu tidak bisa dilakukan oleh BPLS karena warga menolak."Jangankan kita meneliti dan memberi papan peringatan. Datang ke sana saja warga sudah berkumpul dan menaruh pandangan curiga pada kita," ungkapnya (bdh/mar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads