Kader PDIP Akui Money Politics Pilkada DKI
Minggu, 17 Jun 2007 14:56 WIB
Jakarta - Money politics dalam penjaringan nama cagub asal Koalisi Jakarta tak dibantah sejumlah kader PDIP. Mereka pun sudah tahu nama-nama oknum DPD PDIP DKI Jakarta yang terlibat."Kita tahu nama-nama itu. Tapi karena kita menghargai hukum, sebelum terbukti secara hukum, kita tidak mau sebut namanya," ujar Sigit Widiarto, salah seorang kader PDIP dari DPC Tebet, dalam jumpa pers di Jl Utan Kayu, Jakarta Timur, Minggu (17/6/2007).Menurut Sigit, tradisi suap menyuap di parpol menjelang pelaksanaan pilkada sulit dipungkiri. Namun ia tak ingin PDIP larut dalam money politics."Kita besok akan ke DPP untuk mendesak mereka segera menuntaskan kasus ini," tegas Sigit.Kader PDIP, imbuhnya, siap menegakkan kedaulatan, kewibawaan dan kehormatan partai yang tercoreng oleh oknum yang disebut Sigit sebagai bandit politik. Baik yang berasal dari internal maupun eksternal partai."Kita bersih kok, tiap-tiap sumbangan pasti tercatat. Kasus money politics harus segera terselesaikan demi kewibawaan dan kehormatan partai," kata Sigit.Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komite Pemuda Perjuangan yang juga underbow PDIP, Benni Sinaga. Pihaknya meminta DPP PDIP untuk segera membereskan masalah itu."DPP harus segera menyelesaikan kasus money politics yang dilakukan oknum di DPD PDIP," pinta Benni.Namun Benny juga enggan menyebut nama-nama yang berada di balik money politics itu. "Saya ingin menghormati proses hukum," kilahnya.
(fiq/bal)











































