Jalur Perkawinan, Cara Teroris Merekrut Anggota & Berlindung

Jalur Perkawinan, Cara Teroris Merekrut Anggota & Berlindung

- detikNews
Minggu, 17 Jun 2007 08:58 WIB
Jakarta - Salah satu cara organisasi agar dapat bertahan adalah dengan merekrut anggota baru. Demikian pula dengan kelompok teroris. Lalu bagaimana cara jaringan teroris ini melakukan perekrutan."Dengan jalur kekerabatan melalui kawin mawin. Saya yakin lebih dari 50 persen dari para anggota jaringan teroris terkait dengan ikatan melalui perkawinan," kata Kepala Desk Penanggulangan Terorisme Ansyad Mbai saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Minggu (17/6/2007). Ansyad memberi salah satu contoh keterkaitan Muklas terpidana bom bali dengan mantan anggota JI Nasir Abbas. Dan melalui cara itu pulalah para anggota jaringan teroris mendapatkan pula rasa aman. "Betul-betul dimanfaatkan untuk perlindungan. Dengan hubungan seperti itu organisasi juga menjadi kuat," tambahnya.Sementara itu terkait penagkapan Mbah alias Zarkasi sepertinya tidak akan berpengaruh banyak pada aktivitas kelompok teroris. Begitu pimpinannya ditangkap, dalam waktu singkat mereka akan segera mereorganisasi diri."Masih banyak pentolan dalam rangkaian level Zarkasi dan Abu Dujana. Untuk sementara mereka memang lemah tapi mereka akan segera bangkit dan akan muncul lagi pemimpin baru," jelasnya.Selain itu diperkirakan akan ada pergeseran-pergeseran di tubuh kelompok teroris. "Itu sudah pasti dilakukan mereka, buktinya mereka cepat berganti pemimpin, mulai dari Abdullah Sungkar hingga Zarkasi," tandas Mbai. (ndr/)


Berita Terkait