Pemerintah Akan Alirkan Lumpur Lapindo ke Selat Madura
Sabtu, 16 Jun 2007 15:20 WIB
Jakarta -
Pemerintah tengah menyiapkan 2 langkah baru untuk menangani semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Langkah-langkah ini dimungkinkan untuk menjadi suatu cara penanganan yang bersifat permanen."Setelah kemarin saya melihat keadaan di lapangan, maka pemerintah sedang menyusun perencanaan untuk menangani semburan lumpur ini," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di sela-sela acara peresmian SPBU Pertamina di Jl. Gatot Subroto, Jakarta (16/6/2007). Pertama, kata Purnomo, pemerintah berencana untuk mengalirkan lumpur dan air ke arah timur, yaitu ke Selat Madura. Saat ini, lumpur dan air di Sidoarjo masih dialirkan melalui Kali Porong. "Jadi nanti kita arahkan ke Selat Madura karena memang geografisnya menurun, dan ini kemungkinan akan menjadi permanen, tapi sementara kita menyiapkan tanggulnya terlebih dahulu karena untuk dapat menyalurkan ke arah Selat Madura harus ada hitung-hitungan yang jelas," paparnya. Lalu langkah kedua, memperbaiki infrastruktur di Sidoarjo. "Untuk ini (infrastruktur) dananya dialokasikan lewat APBN yaitu untuk pembangunan jalan arteri. Dan nanti di sepanjang jalan arteri ini akan kita buat jalan tol," jelasnya.Menurut Purnomo, pembangunan jalan tol di sepanjang jalan arteri ini dilakukan, agar pembebasan lahan tidak menjadi sulit. "Selain itu kita juga akan menyiapkan transmisi listrik di daerah tersebut," tambahnya. Selain menyiapkan penanganan lumpur, Purnomo juga meminta pihak Lapindo untuk menuntaskan pembayaran ganti rugi terhadap penduduk yang terkena imbas semburan lumpur tersebut. "Jadi kita ke lapangan juga untuk masalah sosial, kita tekankan kepada Lapindo untuk memenuhi komitmen yang telah dilakukan yaitu pembayaran ganti rugi. Kan perjanjiannya dibayarkan 20 persen terlebih dahulu berdasarkan luas lahan yang terkena lumpur," tuturnya. Dia menambahkan bahwa saat ini memang agak sulit untuk mengukur luas lahan rumah penduduk akibat tanahnya sudah terendam lumpur.
(ddn/asy)










































