Muhammadiyah: Pilkada DKI Jangan Pecah Belah Umat
Sabtu, 16 Jun 2007 13:52 WIB
Jakarta - Bagi Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin, pilkada DKI Jakarta pada 8 Agustus bagaikan pasar bebas. Jadi warga Jakarta bebas memilih calon masing-masing."Siapa pun yang menang harus didukung oleh semuanya. Ukhuwah Islamiyah harus dijaga, jangan sampai bangsa ini terpecah belah," kata Din.Hal ini disampaikan Din usai menerima Cagub DKI Jakarta Adang Daradjatun dan Cawagub DKI Jakarta Dani Anwar di Kompleks Pejaten Elok F2, Jalan Amil, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2007).Menurut dia, Muhammadiyah tidak akan menyampaikan pernyataan dukungan pada salah satu calon."Muhammadiyah bukan organisasi politik praktis. Ini merupakan pasar bebas. Silakan warga Muhammadiyah untuk memilih siapa pun," ujarnya.Menanggapi hal itu, Presiden PKS Tifatul Sembiring memuji langkah Muhammadiyah."Proses pilkada DKI jangan dijadikan ajang permusuhan sehingga umat terpecah belah. Musuh kita adalah sama yaitu kemiskinan, kebodohan, kesemrawutan, dan banjir. Ini yang harus kita hadapai secara bersama-sama," kata Tifatul.
(aan/djo)











































