Soal Surat Curhat Yenny, Andi Pakai Jurus 'Nggak Tahu'

Soal Surat Curhat Yenny, Andi Pakai Jurus 'Nggak Tahu'

- detikNews
Jumat, 15 Jun 2007 19:19 WIB
Jakarta - Dalam surat curhatnya sebanyak 5 lembar, Yenny Wahid mundur sebagai staf khusus Presiden SBY bidang komunikasi politik karena berkonflik dengan koleganya. Menanggapi hal itu, Jubir Presiden Andi Mallaranggeng memakai jurus aman."Nggak tahu. Saya tidak bisa berkomentar banyak. Saya belum membaca surat dari Yenny untuk Presiden SBY," ucap Andi saat dihubungi detikcom, Jumat (15/6/2007).Andi juga membantah kalau ada konflik di antara sesama staf SBY. "Kita kompak selama ini. Tidak ada masalah," ujarnya.Andi menjelaskan, selama ini Yenny tidak pernah bercerita dirinya bermasalah dengan staf lain. Andi pun mengaku dirinya tidak memiliki masalah dengan Yenny.Dia justru meragukan kalau konflik menjadi alasan Yenny untuk mundur. Dia hanya tahu Yenny mundur untuk berkonsentrasi sebagai Sekjen DPP PKB."Persoalan yang saya tahu, dia menjadi Sekjen DPP PKB, dan itu pilihan dia," ujar Andi menutup pembicaraan.Surat Yenny diperoleh wartawan saat meliput acara di DPP PKB. Dalam suratnya, Yenny curhat mengenai alasannya mundur. Dia merasa gagal mendekatkan ayahnya, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dengan SBY. Upayanya dihambat sesama staf (fay/sss)


Berita Terkait