Amien: RI Harus Berani Usul Latihan Gerilya Kota di Singapura
Jumat, 15 Jun 2007 18:17 WIB
Jakarta -
Penolakan perjanjian kerjasama pertahanan RI-Singapura semakin meluas. Setelah beberapa fraksi di DPR secara tegas menolak, kali ini giliran mantan Ketua MPR Amien Rais.Pendiri PAN itu menilai perjanjian defence cooperation agreement (DCA) RI-Singapura sangat merugikan Indonesia dan mencederai kedaulatan NKRI.Sebab sudah lama Singapura ingin menerapkan politik supremasi dan hegemoninya."Saya ingin bukan saja membatalkan. Kalau memang harus diteruskan, kita harus berani mengajukan syarat supaya Indonesia bisa latihan perang-perangan, gerilya kota di pusat kota Singapura," kata Amien dengan nada serius yang disambut tawa peserta diskusi tentang DCA di Sekretariat FPAN, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/6/2007).Menurut Amien, Indonesia harus menunjukkan keberaniannya dalam tawar menawar dengan Singapura. Hal itu sangat penting agar Indonesia tidak dianggap sebagai bangsa yang bodoh, yang mau didikte dan diakali."Kalau ini yang diusulkan. Mereka akan berpikir Indonesia tidak bodoh-bodoh amat. Apa karena diinjeksi? Kita menyerahkan kedaulatan kita," tanyanya.Karena Singapura telah mempermalukan Indonesia, harusnya Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama.Apakah perlu interpelasi terkait penandatanganan itu, Amien menjawab "Tergantung fraksi-fraksi apakah mau diinterpelasi. Saya kan bukan anggota fraksi," katanya.Sementara itu Letjen TNI Purn Yogi Supardi menilai DCA sudah mencederai kedaulatan RI. Bahkan perjanjian itu dianggap telah menjual negara kepada Singapura. "Ini sudah menjual negara, saya serius, impeachment saja," ujarnya.Mantan Kepala Divisi Kostrad itu menegaskan, perjanjian RI-Singapura sudah tidak dapat diteruskan lagi, karena mulai pembukaan perjanjian sampai isinya ada kontradiksi."Kalau saudara baca pembukaannya, kerjasama itu ya soal ekonomi, bukan pertahanan. Karena pertahanan itu setan, Ini bahasa setan. Marah betul saya kalau soal ini," tandasnya.
(umi/sss)










































