Warga Muara Angke Antre Air Bersih
Jumat, 15 Jun 2007 15:00 WIB
Jakarta - Genangan air laut pasang di Muara Angke masih tinggi. Warga mulai kesulitan air bersih. Untunglah dua truk tanki berisi masing-masing 6 ribu liter air didatangkan untuk membantu warga.Sekitar 60 warga yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak terlihat mengantre air bersih. Mereka membawa jeriken dan drum ukuran besar untuk menampung air yang dapat digunakan untuk memasak, mandi dan mencuci pakaian.Menurut salah satu warga RT 01 RW 11 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, keluarganya telah mulai kekurangan air bersih sejak Kamis 14 Juni 2007."Sebenarnya ini kurang, tapi ya diirit-irit, namanya juga lagi kena musibah," kata ibu 35 tahun itu kepada detikcom Jumat (15/6/2007).Meski saat ini genangan air laut sedikit lebih turun dari semalam, namun Eka masih khawatir air akan naik pada malam hari."Pengalaman semalam, air makin meninggi sejak pukul 20.00 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 00.00 WIB. Kalau malam, takutnya ada ular laut, tidak berani keluar. Apalagi lampu sudah dimatikan. Kami hanya bisa di dalam rumah, tidak bisa ngapa-ngapain," tuturnya.
(ken/sss)











































