Mundur dari Staf Khusus Presiden, Yenny Telepon Ajudan SBY
Jumat, 15 Jun 2007 11:24 WIB
Jakarta -
Meski punya akses bisa berbicara langsung dengan Presiden SBY, Yenny Wahid malah menelepon ajudan SBY. Yenny hendak mundur dari jabatan Staf Khusus Presiden SBY Bidang Komunikasi Politik."Saya sudah menelepon ke ajudan Presiden, tapi belum ada jawaban dari Presiden," kata putri mantan Presiden Gus Dur bernama lengkap Zannuba Arifah Chafsoh Rahman Wahid ini.Hal ini disampaikan dia saat hendak bertemu SBY sebagai anggota Indonesia-UK Islamic Advisory Group di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (15/6/2007)."Kalau bisa secepatnya ada jawaban atas telepon saya karena saya ingin fokus ke PKB," kata Yenny yang menjabat sebagai Sekjen PKB ini. Yenny mengaku belum mengirim surat resmi atas pengajuan pengunduran dirinya.
(sss/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































