Interpelasi Iran
PDIP Setuju SBY Diwakili JK
Jumat, 15 Jun 2007 10:06 WIB
Jakarta - Di mata PDIP, jika Presiden SBY ngotot tidak hadir menjawab interpelasi Iran semakin membuktikan dia tidak berani. SBY lebih elegan jika mengirim Wapres Jusuf Kalla ketimbang para menterinya."Kalau Presiden SBY tetap tidak mau hadir dalam interpelasi di DPR ya sebaiknya diambil alih oleh Wapres mewakili pemerintah atau Presiden. Saya kira lebih elegan karena menteri-menteri ditolak oleh DPR kemarin," kata Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/6/2007).Menurut dia, PDIP menerima jika JK mewakili SBY lantaran alasan institusional kenegaraan. Sebab, lembaga kepresidenan terdiri dari presiden dan wapres.Tjahjo menilai jika SBY tidak hadir semakin kelihatan ketakutan dan JK semakin teridentifikasi publik sebagai figur yang berani mempertanggungjawabkan kebijakan pemerintah.Bagaimana dengan konsultasi SBY dengan pimpinan DPR? "Kenapa harus terlalu birokratis, DPR kan hanya akan meminta penjelasan pemerintah tentang keputusan pemerintah yang menyangkut kedaulatan negara dan prinsip kebijakan politik luar negeri. Jadi wajar kalau SBY yang datang," bebernya.
(aan/nrl)











































