Dephan RI-India Tingkatkan Kerjasama Pertahanan
Jumat, 15 Jun 2007 00:39 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan India terus meningkatkan kerjasama, khususnya di bidang pertahanan. Kerjasama ini nantinya dimungkinkan bagi kedua industri strategis kedua negara untuk memproduksi peralatan militer.Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Departemen Pertahanan Letjen TNI Sjafrie Sjamsuddin dalam jumpa persnya yang didampingi Sekjen Dephan India Shekar Dutt di kantor Departemen Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (14/6/2007).Menurut Sjafrie, guna meningkatkan kerjasama khususnya bagi kedua Departemen Pertahanan ini, selama tiga hari ini Komite Bersama yang diikuti delegasi RI-India melakukan pertemuan. Bahkan delegasi India menyempatkan mengunjungi pabrik PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia (DI) di Bandung dan PT PAL di Surabaya."Kita telah bekerja untuk menyusun suatu kesepakatan yang merupakan bagian dari pertemuan pertama Komite Bersama ini," kata Sjafrie.Kerjasama ini meliputi pendidikan, pelatihan, penanganan terorisme, penanggulangan bencana alam. Termasuk kerjasama di bidang patroli maritim bersama kedua negara dalam pengamanan di Pulau Andaman dan Pulau Rondo, yang merupakan perbatasan wilayah perairan Indonesia dan India.Sjafrie juga menambahkan, dalam pertemuan tersebut sempat didiskusikan soal industri pertahanan dan logistik, khususnya produk dari industri strategis milik kedua negara. Khususnya juga tentang kemungkinan pembelian peralatan militer bagi TNI dari industri strategis di India."Jadi kerjasama dari Komite Bersama ini akan terus berkelanjutan, termasuk untuk pengadaan alutsista," jelas Sjafrie lagi.Sementara, Shekar Dutt menyatakan, tidak tertutup kemungkinan akan melakukankolaborasi dengan industri strategis di negaranya, khususnya industri yangmengembangkan peralatan militer. Hal itu ditandaskannya setelah melihat sejumlah industri strategis Indonesia.
(zal/aba)











































