RI-Inggris Gelar Summer Camp untuk Remaja Islam
Kamis, 14 Jun 2007 17:44 WIB
Jakarta - Perwakilan anak muda muslim Indonesia dan Inggris akan saling jumpa tahun ini. Melalui kerjasama Islamic Advisory Group, sejumlah program akan mempertemukan perwakilan warga muslim dari kedua negara.Hal itu disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat menyambut empat anggota Islamic Advisory Group yang berkunjung ke Kantor PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat (14/6/2007)."Kerjasama yang akan segera dilakukan tahun ini antara lain pertukaran imam (ulama), pelatihan mubaligh, serta summer camp," kata Din yang didampingi jajaran pengurus PP Muhammadiyah.Rombongan anggota Islamic Advisory Group yang mewakili warga muslim Inggris tiba pukul 14.30 WIB. Mereka adalah Musharraf Hussain, Asim Siddiqui, Muhammad Bilal dan Sabira Lakha.Dalam pertemuan itu, Musharraf Hussain memuji warga muslim RI. Indonesia dinilainya memiliki identitas sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim yang dapat memadukan agama dan budaya dengan selaras.Muslim Inggris, kata Musharraf, berjumlah sekitar 2 juta orang. Mereka beribadah dengan baik karena masyarakat cukup toleran. Namun menurutnya, warga muslim Inggris masih ingin belajar lebih banyak tentang organisasi muslim di Indonesia."Muhammadiyah adalah organisasi besar. Kami sangat menghargai apa yang telah dilakukan Muhammadiyah. Kami ingin belajar banyak dari Muhammadiyah. Kerjasama ini bisa menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang damai, bersahabat, dan moderat," ujarnya.Islamic Advisory Group merupakan kerjasama Indonesia-Inggris dalam bidang keagamaan. 7 Anggota berasal dari Inggris dan 7 dari RI. Salah satu anggota dari RI adalah Din Syamsuddin.
(fiq/sss)











































