Pemilu 2009 Harusnya Diikuti 2 Parpol Saja

Pemilu 2009 Harusnya Diikuti 2 Parpol Saja

- detikNews
Rabu, 13 Jun 2007 16:46 WIB
Jakarta - Pengamat politik Arbi Sanit menyarankan agar Pemilu 2009 nanti hanya diikuti 2 parpol besar. Sementara batas electoral treshold tidak 3 persen lagi, tapi 25 persen."Itu untuk mendorong partai-partai bergabung, sehingga nantinya tercipta partai yang kuat dan akhirnya terbentuklah pemerintahan yang kuat. Partai jadi sederhana," kata Arbi.Dia menyampaikan hal itu dalam diskusi tentang RUU Paket Politik yang digelar di Kantor Pusat Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Jalan Sisingamangaraja, Jakarta, Rabu (13/6/2007).Menurut dia, jika electoral treshold hanya 3 persen seperti Pemilu 2004 lalu, atau 5 persen seperti yang diusulkan saat ini, akan membuat 7 partai bertarung. "Itu menjadi tidak efektif," katanya.Harus ada perubahan yang komprehensif dalam UU Paket Politik ini, sehingga terbentuk sistem partai yang mendukung dua partai yang akan menghasilkan pemimpin yang kuat.Lebih lanjut, dia menilai sistem yang ada kini masih lemah dan tidak mendorong pada sistem kepartaian yang kuat. Seharusnya partai-partai didorong berkoalisi, bergabung menjadi satu."Nanti akan terbentuk pemerintahan yang kuat dengan presiden yang kuat dan DPR yang kuat," ujarnya.UU Paket Politik, imbuh Arbi, harus membangun kehidupan politik Indonesia ke arah itu. Arbi juga menyatakan, sebaiknya sistem pemerintahan yang dibangun adalah presidentil yang efektif dan pemilu distrik, alias winner take all (pemenang mengambil semua)."Untuk partai baru silakan bermain dalam pemilu di daerah di tingkat DPRD. Kalau mereka sudah kuat, baru ikut pemilu nasional, atau berkoalisi dengan parpol lain," katanya.Terkait lambatnya pembahasan RUU Paket Politik, Arbi menilai itu skenario dari kalangan konservatif untuk mengulur-ulur waktu."Nanti kan harus bikin PP dan lainnya, nanti akhirnya yang dipakai UU yang lama juga. Itu strategi mereka," tandasnya. (umi/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads