Tangani Sakit Syaraf dengan Steroid dan Interferon

Tangani Sakit Syaraf dengan Steroid dan Interferon

- detikNews
Rabu, 13 Jun 2007 15:07 WIB
Jakarta - Penanganan multiple sclerosis atau MS, penyakit yang menyerang susunan syaraf pusat pada otak atau sumsum tulang belakang, harus dengan obat-obatan seperti steroid dan interferon."Dua zat ini sebenarnya diproduksi tubuh, tapi tidak cukup banyak untuk melawan MS. Jadi harus dipasok dari luar," kata spesialis syarat dari FKUI Prof Dr Jusuf Misbach SpS (K) FAAN.Hal ini disampaikan dia dalam acara media edukasi tentang penyakit MS di Hotel Manhattan, Jl Satrio, Casablanca, Kuningan, Jakarta, Rabu (13/6/2007)."Untuk diagnosanya memakai magnetic resonance imaging (MRI) otak hingga sumsum tulang punggung. Itu nanti tampak plak-plak putih yang menunjukkan bahwa serabut-serabut otaknya lecet," tutur ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) ini.MS lebih sering menyerang wanita usia produktif 20-40 tahun. Namun bukan berarti pria kebal. Contohnya Pepeng sang pembawa acara kuis "Jari-Jari". Di Indonesia, penyakit yang menyerang susunan syaraf pusat ini baru ditemukan 10 tahun lalu."Sampai sekarang, di Jakarta saja ada 20 pasien yang ketahuan. Karena kan gejalanya orang tidak selalu mengira itu MS. Pasien saya 20 orang itu terdiri dari 4 pria dan 14 wanita. Usianya 18-35 tahun," kata Misbach.Misbach yang berpraktek di RSCM dan RS MMC ini menuturkan, ada 2,5 juta orang di dunia yang terserang MS. Penyakit ini ditemukan pada 1840-an.Penyakit ini banyak ditemukan di daerah dingin, seperti Caucasian dan Greenland. Sedangkan di Asia seperti di Cina dan Jepang."Tapi ada perbedaan MS bagi orang barat dan Asia Pasifik. Kalau di barat lebih sering menyerang sel syaraf otak. Kalau di Asia Pasifik sumsum tulang belakang," jelas dokter kepresidenan era Gus Dur dan pernah menangani pemeriksaan otak mantan Presiden Soeharto ini. (sss/ana)


Berita Terkait