Nenek Sakit Akut Tewas Terpeleset ke Bak Air
Selasa, 12 Jun 2007 17:22 WIB
Jakarta - Nenek tua yang sudah sakit-sakitan perlu mendapat perhatian ekstra. Jika tidak, nyawa sang nenek bisa-bisa melayang hanya karena terpeleset.Itulah yang menimpa Amisah (50), nenek tua warga Jl Beting Jaya, RT 4 RW 18 Koja, Jakarta Utara. Ia sudah menderita sakit sesak nafas sejak sebulan lalu. Jalannya terseok-seok menahan paru-paru yang sesak digerogoti penyakit asma.Saat hendak mengambil air wudhu subuh, kakinya terpeleset, pegangan tangan terlepas. Ia pun terjerembab masuk bak penampungan air. Dia baru ditemukan dalam keadaan sudah meninggal satu jam kemudian oleh keluarganya."Ya kami menyesal saja. Nenek kami nggak terjaga dengan baik. Biasanya kalau ke kamar mandi minta ditemenin, eh pagi tadi kok sendirian," tutur Ely Masnawaty (15), salah satu cucu Amisah, di rumah neneknya, Selasa (12/6/2007).Saat ditemukan, kondisi sang nenek setengah berdiri. Tubuhnya sudah kaku, dan mulutnya mengeluarkan busa bercampur air yang tertelan dari bak air. Baju yagn dikenakannya masih kaos coklat yang biasa dipakai untuk tidur."Nggak ada yang perlu disalahkan. Habis sudah waktunya Yang di Atas berkehendak demikian. Nggak usah diperpanjanglah," ucap Ely pasrah sekaligus menolak jenazah neneknya diotopsi di RSCM.Peristiwa tersebut sempat membuat puluhan warga berkumpul untuk menyaksikan kondisi nenek malang itu. Dengan berdesak-desakan, warga ingin melihat kondisi jasad dan bak air yang berada di bawah tanah -- menyerupai septic tank -- yang biasa digunakan untuk menampung air PAM."Tentu sedih. Ia kami sayangi. Seringkali ngasih-ngasih duit ke cucu-cucunya. Juga sering bercanda," ujar Ely mengenang Amisah.
(Ari/sss)











































