Kasus Doni Potret Buram Anak Negeri

Duel Maut Bocah SD

Kasus Doni Potret Buram Anak Negeri

- detikNews
Selasa, 12 Jun 2007 08:42 WIB
Jakarta - Duel antar bocah SD yang menjadikan M Doni Ardiyansah (9) sebagai tersangka pembunuhan jangan dilihat dari sisi pidananya saja. Doni adalah potret buram budaya kekerasan yang melanda anak-anak Indonesia.Hal itu disampaikan Aris Merdeka Sirait kata Sekjen Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait kepada detikcom, Selasa (12/6/2007)."Kejadian ini adalah akibat pengaruh kekerasan yang semakin banyak terjadi di ruang publik, sehingga anak-anak menirunya," ujar Aris.Aris mencontohkan, tayangan smack down yang telah merenggut nyawa anak-anak setelah menyaksikan kekerasan itu. "Anak-anak cenderung meniru apa yang dilihat," katanya.Doni terlibat perkelahian dengan teman sekelasnya I kadek Adi SuwandanaPutra (8) di dalam kelas. Dalam perkelahian tersebut Adi muntah-muntah kemudian meninggal dunia di RSUP Sanglah, Denpasar.Meski telah berstatus tersangka, Doni tidak ditahan polisi. Bocah itu dititipkan kepada orang tuanya. Doni pun dilarang untuk sekolah.Doni diancam dua pasal, yaitu pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak No 23 tahun 2002 tentang penganiayaan terhadap anak di bawah umur hingga menyebabkan kematian dengan ancaman maksimal penjara selama 10 tahun. Serta pasal 352 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman maksimal penjara 7 tahun. (nal/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads