Yuddy Chrisnandi Dievaluasi Bukan karena Balas Dendam

Yuddy Chrisnandi Dievaluasi Bukan karena Balas Dendam

- detikNews
Senin, 11 Jun 2007 17:15 WIB
Jakarta - Sanksi dari DPP Golkar tengah mengancam Yuddy Chrisnandi, anggota FPG yang ngotot menghadirkan Presiden SBY dalam interpelasi Iran. FPG mengusulkan evaluasi dan merasa hal itu bukan sarana balas dendam."Nggak ada urusan kita dengan like atau dislike. Tapi semata-mata untuk tertib organisasi," kata Wakil Sekretaris FPG Idrus Marham di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2007).Menurut Idrus, surat permintaan evaluasi dari fraksi sudah disampaikan kepada DPP Partai Golkar. Namun sanksi yang mengancam Yuddy belum diketahui karena pihaknya masih menunggu hasil evaluasi."Kebijakan partai dan fraksi sudah jelas. Tapi ada anggota fraksi yang melenceng dari kebijakan tersebut. Ini harus ada evaluasi. Soal sanksi, kita tunggu evaluasinya bagaimana," kata Idrus.Mantan Ketua Umum KNPI ini menyayangkan sikap Yuddy yang ngeyel dan mengaku tidak bersalah. Padahal seharusnya Yuddy tahu diri. "Akil (Akil Mochtar -anggota FPG) melakukan kesalahan ditegur. Saya, jaman Akbar (Akbar Tanjung) juga ditegur habis. Semua dari kita nggak ada yang kebal hukum. Jadi kalau Yuddy salah ya harus dievaluasi, jangan ngaku benar terus," pungkasnya. (fiq/umi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads