Gus Dur:
Agum Dipanggil SBY Agar Mundur
Senin, 11 Jun 2007 17:04 WIB
Jakarta - Gus Dur bicara blak-blakan. Dia tidak mendukung siapapun dalam Pilkada DKI Jakarta. Gara-garanya, jagoannya, yakni Agum Gumelar, ternyata telah diminta mundur oleh Presiden SBY."Kali ini masalahnya karena calonnya waktu itu, Jenderal TNI Purnawirawan Agum Gumelar ternyata dipanggil oleh Presiden SBY, dan diminta agar supaya tidak jadi dan menang," sebut Gus Dur dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Senin (11/6/2007).Ketua Dewan Syuro PKB bernama lengkap Abdurrahman Wahid ini pun kecewa atas tindakan SBY itu."Karena presiden negara telah ikut campur dalam Pilkada DKI. Maka saya tidak lagi turut serta, karena sudah dihambat haknya," cetus Gus Dur.Apakah sikap Gus Dur ini sama dengan sikap PKB? Ternyata Gus Dur menyerahkannya pada DPW PKB DKI Jakarta."Saya sudah menyatakan kepada Nursyahbani Katjasungkana (Ketua DPW PKB DKI) dan pimpinan PKB DKI lainnya, bahwa mereka dapat saja mendukung siapapun, tapi jelas bukan pilihan yang bersih," tandas presiden keempat Indonesia itu.
(aba/sss)











































