Kesal Disenggol, Andi Tikam Leher dan Kepala Saiman
Senin, 11 Jun 2007 16:29 WIB
Jakarta - Senggol-senggolan tidak selamanya menyenangkan, bisa jadi malah menimbulkan petaka. Gara-gara tidak sengaja menyenggol Andi (32), Saiman (32) harus dilarikan ke RS Koja. Dia nyaris sekarat setelah leher dan kepalanya ditikam Andi dengan pisau dapur.Peristiwa itu terjadi pukul 21.00 WIB, Minggu 10 Juni di depan rumah kontrakan mereka di Jalan Kalibaru RT 10 RW 10, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.Saat itu Saiman yang tinggal di lantai atas kontrakan berlantai dua itu akan berangkat ke tempat kerjanya di PT Wijaya Karya, Jalan Sindang Laut.Saat turun dan melintas di depan kontrakan Andi yang berada di lantai bawah, tanpa sengaja Saiman yang bekerja sebagai satpam menyenggol bahu Andi yang sedang bermain gaple dengan teman-temannya.Saat itu Andi diduga sedang teler, karena disampingnya terdapat beberapa botol bir.Saiman sempat meminta maaf. Namun baru berjalan 5 meter, Andi meneriakinya. "Eh yang jagoan di sini siapa!" tutur Saiman yang ditemui di kantor lurah Jatibaru, Senin (11/6/2007).Diteriaki begitu, Saiman meminta Andi tidak mempermalahkan kejadian tersebut. Setelah itu dia pun melanjutkan berangkat ke tempat kerjanya. Andi yang merasa tantangannya diacuhkan langsung mengejar dan menghunuskan pisau dapur yang ada di dekatnya ke arah leher Saiman. Dalam sekali tikaman, Saiman langsung terhuyung-huyung. Namun Andi belum puas, dia mengulangi lagi untuk kedua kalinya di bagian kepala. Ketika akan menghunuskan pisau untuk ketiga kalinya, Saiman mampu berkelit dengan menangkisnya. Keduanya pun saling bergumul.Sementara warga yang melihat kejadian itu tidak berani melerai. Keduanya baru berhenti setelah kehabisan tenaga. Saat itu barulah warga melerai mereka.Saiman langsung dibawa lari ke RS Koja. Dia mendapat 11 jahitan untuk dua lukanya."Kami tetanggaan tapi nggak pernah akur. Kalau ketemu saling melengos buang muka. Dia sebulan di kontrakan lalu tiba-tiba ditangkap polisi," kata Saiman yang meminta perlindungan dari lurah karena takut dengan ancaman adik Andi, Ari.Andi merupakan residivis 'Asmoro', sebutan khas untuk pencuri besi di pelabuhan. Dia baru dua bulan lalu dibebaskan dari penjara. Saat ini Andi ditahan di Polsek Cilincing.
(umi/nrl)











































