Djoko Si Tentara Desersi Tak Terkait Jaringan Teroris Beken
Senin, 11 Jun 2007 14:59 WIB
Jakarta -
Tersangka perampokan dan penembakan di ATM BCA, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Djoko Suprayitno, dipastikan tidak terkait jaringan teroris yang ada saat ini.Tentara desersi tersebut tidak memiliki hubungan dengan jaringan teroris beken seperti Abu Dujana atau Noordin M Top.Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara, Djoko belum terlihat punya hubungan dengan jaringan teroris tersebut."Yang pasti Djoko itu pelaku teror yang dulu (Atrium Senen)," kata Adang di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (11/6/2007).Namun kepolisian, kata dia, belum mengetahui alasan Djoko dan jaringannya yang ikut merampok tersebut menyimpan bahan baku bom di rumah kontrakannya. "Yang jelas itu masih berfungsi," tegas Adang.Djoko yang pernah aktif di Kostrad ditangkap pada 5 Mei 2007 setelah 31 Mei mencoba melakukan perampokan terhadap artis Dorrys Callebout. Dalam aksinya sempat terjadi penembakan sehingga menewaskan calon taruna Akpol Wahyu Priyanto.Djoko ditangkap di rumah kontrakannya Gang Kesadaran, RT 03 RW 09, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Saat Djoko ditangkap, polisi menemukan bahan baku bom seperti 7 detonator dan 1 dus TNT. Polisi juga menemukan satu pistol revolver Magnum.
(umi/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































