Adi Selalu Berkacamata Hitam

Penangkapan Teroris di Yogya

Adi Selalu Berkacamata Hitam

- detikNews
Senin, 11 Jun 2007 13:10 WIB
Yogyakarta - Adi Kusuma alias Adi Saputra (32), salah seorang tersangka teroris yang ditangkap Densus 88 Anti Teror di Sleman, Yogyakarta, dikenal sebagai sosok pendiam. Kemana-mana dia selalu mengenakan kacamata hitam"Setahu saya, dia (Adi) jarang bergaul dengan warga. Tapi dia selaludatang ikut ronda saat jadwal ronda kampung," kata Mujiono (60) salah seorang pengurus RW Dusun Donolayan Desa Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Senin (11/6/2007).Bahkan kegiatan sosial tersebut masih diikutinya beberapa hari lalu. Dia ronda keliling kampung bersama warga lainnya. Dan pada Jumat 8 Juni malam, Adi ikut arisan warga dan bertamu ke rumahMuji hingga larut malam.Saat itu, Adi meminta bantuan Adi untuk menawarkan roti dagangannya kepada warga desa. Adi mengaku selama ini dia memang membuka usaha pembuatan roti di rumahnya. Panganan itu dijual sendiri atau dititipkan ke warung-warung. "Dia (Adi) juga bersedia menyediakan kacamata untuk membaca dan lainnya bila ada warga yang membutuhkan," tutur Muji.Herman, tetangga lain yang tinggal di sebelah utara rumah Adi mengatakan, dia jarang bertemu anggota keluarga Adi. Paling-paling hanya ketika keluarga tersebut berbelanja di warung di dekat rumahnya. "Kalau dengan Pak Adi, saya tidak kenal karena jarang bergaul. Tapi saya hanya sering lihat setiap keluar rumah selalu pakai kacamata hitam dengan sepeda motor," kata Herman.Di desa itu Adi tinggal baru setahun. Dia mendiami sebuah rumah kontrakkan yang sederhana milik warga Dusun Gondangan, Ngaglik. Tembok bagian luar tidak diplester semen. Semua kaca jendela menggunakan kaca gelap. Ada beberapa pintu, yakni pintu depan, samping dan belakang. Tembok bagian depan dekat teras juga sudah retak dan baru saja ditambal semen. Sedangkan di samping rumah, terdapat tumpukan genting dan mainan ayunan dari tali plastik.Rumah sederhana itu berada di pinggir jalan dekat simpang empat kecil yang menghubungkan Dusun Donolayan dan Bantiran Desa Donoharjo, atau sekitar 500 meter arah barat dari Jl Raya Palagan Tentara Pelajar Ngaglik.Di tempat tersebut, jarak satu rumah dengan rumah lainnya saling berjauhan. Di sekelilingnya juga masih berupa sawah sehingga tampak sepi. (bgs/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads