7 Bulan Tak Digaji, Karyawan Damri Teriak 'Gantung Direksi'

7 Bulan Tak Digaji, Karyawan Damri Teriak 'Gantung Direksi'

- detikNews
Senin, 11 Jun 2007 11:10 WIB
Jakarta - Mewakili sesama karyawan Damri seluruh Indonesia, sekitar 200 pegawai Damri menuntut pembayaran gaji yang tertunda selama 7 bulan. Mereka meneriakkan yel-yel, "Ganti direksi" dan "Gantung Direksi".Mengenakan seragam kemeja biru muda, para karyawan yang merupakan perwakilan karyawan Damri di Jawa, Bali dan Sumatera melakukan aksinya di kantor Kementerian BUMN, Jl Wahidin, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2007).Wajah mereka terlihat lelah. Dari daerah masing-masing, mereka tiba di Jakarta sejak Sabtu dan Minggu kemarin. Kendati begitu, mereka tetap semangat."Ganti direksi, ganti direksi. Gantung direksi, gantung direksi," teriak para karyawan Damri tersebut sambil berjoget ria.Selain itu, mereka juga menggelar poster-poster berisi tuntutan. Antara lain bertuliskan, "7 Bulan tidak digaji, ganti direksi" dan "Jual aset bukan solusi, tapi jalan pintas menuju korupsi".Menurut koordinator aksi, Puguh, mereka merasa sudah putus asa berbicara dengan manajemen Perum Damri. Berkali-kali bertemu, hasilnya nihil. Meminta bantuan DPR juga tak membuahkan hasil."Di daerah malah lebih parah. Banyak suami istri cerai gara-gara tidak terima gaji. Omong kosong perundingan, kami hanya dibohongi. Sekarang kami benar-benar meminta direksi diganti," kata Puguh.Selang 15 menit berdemo, sekitar pukul 10.45 WIB, 10 perwakilan karyawan Damri diterima pihak Kementerian BUMN. Belum dipastikan apakah Menteri BUMN Sofyan Djalil dapat menemui mereka atau tidak.Aksi ini tidak menimbulkan kemacetan di Jl Wahidin. Sebab mereka terkonsentrasi di depan pintu gerbang yang agak menjorok ke dalam. Sekitar 50 polisi tampak terus berjaga-jaga di sekitar pendemo. (ana/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads