Densus 88 dan Sigit Sempat Kejar-kejaran di Sawah

Densus 88 dan Sigit Sempat Kejar-kejaran di Sawah

- detikNews
Senin, 11 Jun 2007 10:47 WIB
Sleman - Sebelum berhasil dilumpuhkan aparat Densus 88, Sigit yang diduga terkait jaringan Abu Dujana, sempat kejar-kejaran dengan aparat di persawahan Dusun Kayunan, Desa Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.Sebelum aksi bak di film laga itu terjadi, Giri (35), warga Desa Donohardjo, juga sempat mendengar 5 kali letusan senjata. Giri menjadi saksi mata proses penangkapan Sigit, karena dialah yang diminta aparat menunjukkan arah ke tempat tinggal Sigit pada Sabtu 9 Juni sekitar pukul 22.00 WIB.Kepada wartawan, Senin (11/6/2007), Giri mengaku saat itu dia sedang duduk-duduk di depan Puskesmas Ngagklik, Jalan Tentara Pelajar KM 13, dengan warga lainnya, Suhardjo.Tanpa diduga datang dua mobil Toyota Kijang berwarna gelap dan sekitar 6 sepeda motor. Dua penumpang mobil yang diduga anggota Densus lengkap dengan senjata laras panjang kemudian mendatanginya.Polisi berpakaian preman itu lalu memintanya menunjukkan jalan. "Salah satu ngomong begini, saya anggota polisi, Anda ikut saya dan nggak usah macam-macam," tutur Giri.Giri yang ketakutan lalu diminta masuk mobil untuk menunjukkan rumah Sigit. Di dalam mobil hanya ada satu anggota polisi yang mengemudikan mobil tersebut.Mobil tersebut lalu menyusuri jalan dusun yang bisa menembus ke area persawahan. Namun setelah sampai dekat sawah yang tidak jauh dari tempat tinggal Sigit, Giri mengaku tidak melihat dengan jelas penangkapan pelaku."Saya hanya sempat mendengar tembakan sekitar 5 kali, dan saya tidak tahu yang ketangkap. Setelah itu saya diajak kembali ke tempat nongkrong," ujar Giri.Giri tidak menyangka proses yang dilihatnya tersebut terkait penangkapan salah satu anggota teroris jaringan Abu Dujana. "Saya nggak kepikiran, waktu itu ketakutan," ujar Giri. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads