Dibopong Naik Motor, Peserta 'Kontes Ratu Asu' Mabok
Minggu, 10 Jun 2007 12:43 WIB
Sleman - Jika perempuan cantik ikut kontes ratu-ratuan, tentu dia akan diantar dengan naik mobil keren. Tapi jika anjing yang ikut Kontes Ratu Asu, naik truk atau motor pun cukuplah.Itulah yang terjadi di Kontes Ratu Asu yang digelar penerbit Galang Press di Bumi Perkemahan Wonogondang, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DIY, Minggu (10/6/2007).Peserta kontes dari Desa Kalitengah tampak berangkat beramai-ramai dengan naik truk. Sedang peserta lainnya dibopong pemiliknya naik motor. Wuzzz....Perjalanan darat yang tidak biasa dialami oleh para peserta kontes jelas membuat peserta mabok darat. Ketika tiba di lokasi kontes, sejumlah peserta langsung muntah-muntah.Untuk mengobatinya, peserta kontes diberi waktu untuk beristirahat lebih dulu dan beradaptasi. Setelah itu mereka diberi makanan. Ada yang makan nasi bungkus, roti, pokoknya seadanya.Simbol Pemberantas KorupsiBudayawan Dr Budi Subanar SJ dalam orasi budayanya menyatakan, kontes ini benar-benar merupakan kontes anjing kampung, bukan anjing peliharaan atau anjing ras yang selalu di-make up salon."Anjing-anjing ini adalah anjing-anjing pemburu yang setia sekali pada tuannya terutama untuk menjaga rumah. Kegiatan ini juga menyimbolkan upaya kita untuk memberantas korupsi yakni dengan mengambil sikap keberanian untuk mengalahkan simbol-simbol koruptor yang rakus," ujar Budi.Budi menggambarkan hewan monyet, landak, dan musang yang biasa diburu anjing penjaga itu sebagai koruptor. Sedangkan anjing penjaga itu adalah pemberantas koruptor yang gagah berani. Budi berharap masyarakat Indonesia berani memberantas korupsi.
(nrl/fay)











































