Ketua MPR: Interpelasi Lumpur Lapindo Bukan Ajang Politisasi
Minggu, 10 Jun 2007 10:43 WIB
Jakarta -
Ketua MPR Hidayat Nurwahid meminta usulan interpelasi lumpur Lapindo harus diapresiasi sebagai bentuk kepedulian yang tinggi. Bukan sekadar ajang politisasi."Ada yang menyebut interpelasi itu sebagai drama-drama politik. Meskipun begitu, tetap harus kita apresiasi," kata Hidayat di sela-sela aksi Solidaritas untuk Palestina di Tugu Monas, Jakarta Pusat, Minggu (10/6/20067).Hidayat mengimbau para pencetus interpelasi hendaklah menjadikan kepentingan rakyat sebagai basisnya. "Bukan ajang politisasi saja," cetus dia.Minimal, interpelasi itu harus dijadikan sebagai pembelajaran politik. "Untuk meningkatkan komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan DPR," tandasnya.Sebelumnya, Kamis 7 Juni 2007 lalu, 130 anggota DPR mengajukan usul interpelasi terkait penanganan lumpur Lapindo di Sidoarjo. Usul itu ditandatangani antara lain Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno, anggota FPG Yuddy Chrisnandi, anggota FPAN Djoko Susilo, anggota FKB Aryo Widjanarko dan Abdullah Azwar Anas, serta anggota FPDIP Jakobus Mayongpadang.
(aba/fay)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































