Mahfud, Tersangka Teroris Didor Densus 88 di Banyumas
Minggu, 10 Jun 2007 03:38 WIB
Jakarta - Polisi menembak tersangka yang diduga anggota teroris Mahfud. Dia ditembak di bagian paha kanan oleh anggota polisi di Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah.Dia ditembak Sabtu (9/6/2007) di jalan desa yang letaknya sekitar 300 meter dari rumahnya. Mahfud ditembak oleh anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri.Informasi yang diterima detikcom dari seorang warga yang tak mau disebutkan namanya, Mahfud ditembak karena akan melarikan diri. Ceceran darah Mahfud juga masih tampak di lokasi kejadian.Seorang saksi melihat Mahfud berdarah di bagian kaki kanan dan dalam posisi tertelungkup. Polisi pun mengikatnya dan membawanya dengan mobil ke arah barat. Namun tidak diketahui dia akan dibawa kemana.Akan tetapi sebelum dibawa ke mobil, Mahfud terlebih dulu digelandang oleh 2 orang anggota polisi dan kemudian dijemput oleh 1 orang polisi dengan sepeda motor. Setelah itu dibawa di jalan raya dan diangkut dengan mobil.Anggota keluarga Mahfud sempat kaget dan histeris. Mereka tak mengira Mahfud akan ditembak oleh polisi dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri. Warga sekitar pun juga ikut gempar atas peristiwa itu.Petugas Polsek Kemranjen yang dihubungi detikcom menyatakan belum tahu soal kejadian itu. "Kita belum tahu 100 persen kejadiannya seperti apa. Karena kita belum mendapat laporan lengkap. Silakan tanya ke Kapolres ataupun Kapolsek," kata Briptu Sumarto di ujung telepon.
(mar/mly)











































