Diperiksa 7 jam, Polly Lebih Banyak Santai
Jumat, 08 Jun 2007 18:30 WIB
Jakarta - Pollycarpus Budihari Priyanto mengaku lebih banyak santai saat diperiksa Mabes Polri. Mantan terpidana kasus pembuatan surat palsu itu diperiksa sebagai saksi dengan tersangka mantan Dirut Garuda Indonesia, Indra Setiawan."Selama peemriksaan, saya banyak istirahat yang diberikan penyidik. Saya juga diberikan nasi Padang dan air mineral sebagai konsumsi," kata Polly usai diperiksa sekitar 7 jam sejak pukul 10.30 WIB hingga 17.30 WIB.Polly yang didampingi istrinya, Yosepha Hera Iswandari, terlihat santai usai diperiksa di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (8/6/2007). Polly yang juga didampingi kuasa hukumnya pun langsung mengakrabkan diri dengan wartawan yang sedang menunggunya."Saya ditanya tentang proses bagaimana mendapat izin dan aktivitas saya di Singapura," jelas mantan pilot Garuda Indonesia itu. Selain itu, lanjut Polly, penyidik Mabes Polri juga menanyakan terkait aktivitasnya selepas turun dari pesawat di Bandara Changi, Singapura. Polly pun membantah dirinya pernah mengunjungi Cafe Bean, lokasi yang diduga menjadi tempat eksekusi bagi Munir. "Saya tidak ke Cafe Bean," tandasnya.Polly juga mengaku, dirinya juga dihujani pertanyaan mengenai keterkaitan dirinya dengan Raymond Latuihamalo alias Ongen. "Saya juga ditanya kenal Ongen atau tidak," pungkasnya.
(ary/ary)











































