Utang Rp 200 Ribu Dianggap Lunas

Sekeluarga Tewas di Siak

Utang Rp 200 Ribu Dianggap Lunas

- detikNews
Jumat, 08 Jun 2007 16:25 WIB
Pekanbaru - Erwin bersama istri dan tiga anaknya tewas bersamaan. Dia meninggalkan hutang sebesar Rp 200 ribu. Namun pemilik kedai mengiklaskannya.Dari pantuan detikcom, kehidupan keluarga Erwin memang sangat sederhana kalau tak mau disebut miskin. Di rumahnya di pondok PT Ivo Mas, tidak ada perangkat furniture walau yang murah sekalipun. Ruangan keluarga kosong melompong dengan lantai semen. Rumah yang terdiri dua kamar itu, hanya satu kamar yang dipergunakan Erwin sebagai kamar tidur bersama anak dan istrinya.Di kamar yang terlihat kumuh itu, ada kasur bekas dan tempat tidur bekas. Tidak ada lemari pakaian. Pakaian milik Erwin bersama istrinya terlihat menumpuk di lantai. Begitu juga pakain anak-anaknya yang juga tertumpuk di lantai. Pakaian kumal terlihat berserakan di sana sini.Di dapur rumahnya, juga tidak ada rak piring layaknya sebuah keluarga. Terlihat piring kaleng setengah lusin menumpuk belum tercuci. Lainya hanya dua gelas dan 4 cangkir plastik 4."Kadang saya sering membantu mereka dengan beras walau tak banyak. Saya kasih satu atau dua kilo dari perkebunan. Saya kasihan melihat ekonomi mereka," tutur Ibu Suryani tetangga Erwin kepada detikcom.Suryani menambahkan, Erwin meninggalkan utang Rp 400 ribu. Utang di kedai itu tidak lain hanya untuk urusan belanja beras dan sayur-sayuran. Termasuk juga jajan anak-anaknya."Sepekan yang lalu, hutangnya sudah dibayar Rp 200 ribu. Tapi yang bayar pihak kontraktor tempat Erwin bekerja. Yang sering berbelanja untuk kebutuhan rumah tangga mereka ya Pak Erwin bukan istrinya," terang Suryani.Lantas bagaimana dengan sisa hutang yang Rp200 ribu lagi itu? "Sudahlah kami ikhlaskan. Kami tak tahu harus ngomong apa lagi atas musibah Pak Erwin itu. Padahal dia orangnya baik sekali. Saya ikhlaskan saja sisa hutangnya," kata Suryani (cha/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads