KPUD DKI Tidak Khawatir Pemilih Gelap dalam Pilkada

KPUD DKI Tidak Khawatir Pemilih Gelap dalam Pilkada

- detikNews
Jumat, 08 Jun 2007 16:11 WIB
Jakarta - Kekhawatiran banyaknya pemilih gelap yang bisa menguntungkan pasangan tertentu dalam Pilkada Jakarta ditepis KPUD DKI. KPUD akan berpatokan kepada daftar pemilih yang sudah ada."Kita akan berpatokan kepada data pemilih yang sudah ada," tegas anggota KPUD DKI Muflizar di kantornya, Jl Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2007).Dia menjelaskan, data jumlah pemilih yang dimiliki KPUD saat ini adalah 5.637.300 orang. "Jumlah itu masih fluktuatif, bisa bertambah, bisa berkurang," imbuh Muflizar.Jika memang ada penambahan jumlah pemilih dalam pilkada DKI Agustus mendatang, Muflizar memperkirakan angkanya tidak lebih dari 400 ribu orang. "Paling banyak mungkin bertambah jadi 6 juta pemilih," ujarnya.Saat ini, lanjut dia, KPUD belum merampungkan proses pendataan. Daftar pemilih sementara (DPS) baru akan dikeluarkan pada 10-12 Juni."Jika ada warga yang belum tercantum di DPS, mereka bisa mendaftar ke panitia pemilihan kecamatan (PPK) dengan membawa surat keterangan dari RT dan RW," kata dia. Muflizar menambahkan, KPUD akan mengeluarkan daftar pemilih tetap (DPT) pada 20 Juni mendatang setelah memperbaiki atau menambah data dari DPS yang ditetapkan sebelumnya."Warga yang tidak masuk DPT tidak berhak memilih. Untuk itu manfaatkanlah waktu penambahan DPS yang ada," tandasnya. (bal/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait