Diduga Kasus Bunuh Diri Massal

Sekeluarga Tewas di Siak

Diduga Kasus Bunuh Diri Massal

- detikNews
Jumat, 08 Jun 2007 10:29 WIB
Pekanbaru - Kematian bersama satu keluarga di Kabupaten Siak, Riau, terus diselidiki. Belakangan, polisi mencuriga peristiwa ini merupakan kasus bunuh diri massal.Dugaan yang masih diperlukan pembuktian lebih dalam itu, disampaikan Kapolsek Kandis, Kabupaten Siak, AKP Thamrin dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (8/6/2007)."Dari hasil olah TKP di rumah duka, kita tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau adanya indikasi sekeluarga ini dibunuh orang lain. Ini dapat kita lihat juga, dari kondisi rumah yang terkunci dari dalam," kata Thamrin menganalisis.Karena itu, pihak kepolisian lebih mencurigai kasus kematian sekeluarga ini ada dugaan mati bunuh diri bersama. Indikasnya kelima korban meninggal dalam satu ruangan, yakni di kamar belakang."Kita memang belum dapat menyimpulkan secara pasti apa yang terjadi dibalik semua ini. Tapi kami lebih mengarah adanya upaya bunuh diri bersama," kata Thamrin.Dugaan upaya bunuh diri bersama ini, katanya, diperkuat pengakuan 6 orang saksi. Erwin selaku kepala keluarga pernah terucap akan melakukan bunuh diri bersama karena tidak tahan dengan himpitan ekonomi.Kendati manaruh curiga upaya bunuh diri bersama, namun pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Misalnya saja pihak kepolisian tengah meneliti sejumlah makanan yang terdapat di dalam kamar tersebut."Kita akan menyelidiki apakah makanan yang terdapat dalam kamar itu ada unsur kesengajaan ditaruh racun. Sebab, kalau bunuh diri bersama dengan upaya kekerasan tidak terlihat di sana. Nah, kita curiga jangan-jangan sejumlah makanan di kamar itu ada yang diberi racun," kata Thamrin.Makanan yang ditemukan dalam kamar itu, adalah, nasi dalam periuk, nasi bubur dalam baskom, mie instan, gulai rendang cabe, dan tomat. Semua jenis makanan ini sudah dikirim ke Labfor Mabes Polri. (cha/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads