Batal Jadi Cagub, Agum Tak Salahkan Siapa-siapa
Jumat, 08 Jun 2007 08:05 WIB
Jakarta -
Agum Gumelar dapat menerima kenyataan politik tidak bisa maju dalam Pilkada Jakarta. Ia tidak menyalahkan pihak mana pun yang menjadikannya gagal menjadi orang nomor satu DKI, bahkan di babak-babak pertama sekali pun."Ia tidak ingin mencari kambing hitam. Sudah begitu, mau bagaimana lagi. Dari PKB hingga detik terakhir tadi malam masih mau mengajukan. Tapi PAN menarik dukungan. Jadi, jumlahnya tidak mencukupi 17 persen (seperti yang dipersyaratkan)," kata salah satu anggota Tim Sukses Agum Gumelar, Joanny, menirukan sikap Agum saat dihubungi detikcom, Jumat (8/6/2007).Menurutnya, Agum sudah berusaha keras untuk dapat meyakinkan mitra koalisinya, PAN namun tidak berhasil. Alhasil, setelah PAN mundur, persoalan menjadi makin rumit. Seluruh partai politik selain PKS sudah digaet kubu Fauzi-Prijanto hingga tak bisa berbuat banyak."Tak ada harapan lagi. Semua partai (untuk memenuhi 17 persen) sudah ke Foke. Ya diterima saja," tambah Joanny.Hingga saat ini kubu Agum belum dapat menentukan sikap politiknya apakah akan mendukung Adang-Dani ataukah Fauzi-Prijanto. Agum masih berpikir mengenai langkah politik ke depan terkait Pilkada DKI Jakarta."Belum ada tuh pengarahan dari Pak Agum terkait hasil ini. Jadi, tim sukses hingga akar bawah masih menunggu komando, akan dikemanakan potensi yang telah terkumpul," tegas Joanny kalem.
(Ari/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































