Golput Meningkat Jadi Blunder PKS dan Koalisi Jakarta
Kamis, 07 Jun 2007 13:51 WIB
Jakarta - PKS mengkhawatirkan jumlah golongan putih (golput) meningkat tajam dalam Pilkada DKI Jakarta. Pasalnya, hingga saat ini baru muncul 2 pasang cagub asal parpol.Demikian disampaikan Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana di Adang-Dani Center di Jl Biliton, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2007)."Kalau calonnya cuma dua, semakin banyak masyarakat golput. Itu akan jadi blunder bagi PKS dan Koalisi Jakarta," kata Triwisaksana.Jika resistensi masyarakat tinggi, dipastikan pemilih pada Pilkada DKI Jakarta hanya berasal dari kalangan partai dan pendukungnya saja. "Hal itu akan membuat pilkada menjadi tidak sehat, dan peluang PKS pun menjadi fifty-fifty," ujar pria berkacamata itu.PKS, kata Triwisaksana, mengharapkan adanya calon ketiga dari mana saja, baik calon independen maupun wakil partai."Tapi kan katanya peluang calon independen sudah tertutup, jadi kita berharap ada calon lain dari partai yang mendaftar," kata pria yang akrab disapa Sani ini.Penelitian yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebut 60 persen warga DKI Jakarta menginginkan banyak cagub. 40 persen warga tidak mempermasalahkan.
(fiq/nrl)











































