Interupsi Warnai Dialog Interaktif DPRD se-Indonesia
Kamis, 07 Jun 2007 13:51 WIB
Jakarta - "Interupsi...interupsi...". Kata itu biasanya terdengar saat sidang paripurna. Namun mungkin karena terbiasa, anggota DPRD se-Indonesia mencetuskan kata itu berkali-kali saat dialog interaktif.Interupsi dilontarkan anggota DPRD Maluku Utara Abdurrahim Fabanyo saat dialog interaktif bertajuk "Persengketaan dalam pemilu dan pilkada" di Hotel Santika, Jalan KS Tubun, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (7/6/2007).Acara yang diselenggarakan Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) ini mengundang 4 narasumber, yakni Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Laica Marzuki, Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti, Direktur Cetro Hadar N Gumay, dan mantan anggota Panwaslu Didik Supriyanto.Masing-masing narasumber dijatah 10 menit untuk mempresentasikan materinya. Saat statemen satu narasumber ditanggapi narasumber lain, tiba-tiba Abdurrahim memotongnya."Interupsi....interupsi...! Bisa tidak dibuat ke publik kalau kayak gini seperti nonton TV saja," kata Abdurrahim yang langsung maju ke standing mike yang langsung disambut tawa hadirin. Hahaha....!Mendengar ada interupsi, moderator acara, Najwa Shihab, langsung mempersilakan Abdurrahim berbicara."Di Maluku banyak kecurangan di mana-mana, di tingkat KPUD curang semua. Di tingkat pemilihan sementara, saksi di TPS tidak diberikan bukti acara, tetapi langsung dikirimkan ke KPUD," beber Abdurrahim.Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti pun memberikan jawabannya."Apakah saksi ketika tidak diberi bukti acara memprotes atau menggugat. Seharusnya bisa menggugat. Kalau punya banyak uang, KPUD harus mendidik saksi itu," kata Ramlan.Tidak puas mendengar jawaban Ramlan, Abdurrahim maju ke depan lagi dan berteriak "Interupsi....."."Buat apa mendidik saksi, kalau saja kejujuran di setiap penyelenggara pemilu tidak bisa berjalan termasuk di individunya," ujarnya yang langsung disambut gerrr.Nah, setelah itu dibuka sesi tanya jawab. Satu per satu anggota DPRD mengajukan pertanyaan.
(aan/sss)











































