Mbah Tardjo: Stop Pertemuan di Dharmawangsa
Kamis, 07 Jun 2007 12:03 WIB
Jakarta - Bak sudah tradisi, setiap ada gerakan di DPR, maka pimpinan fraksi dan pemerintah melakukan lobi-lobi. Hotel Dharmawangsa pun kerap disambangi mereka.Nah, saat interpelasi kasus lumpur panas Lapindo diajukan 130 anggota DPR, Yudi Chrinandi, satu-satunya anggota FPG yang mendukung, meminta agar tidak ada lagi pertemuan Dharmawangsa."Mbah Tarjo...tolong ditegaskan agar tidak boleh lagi ada pertemuan di Dharmawangsa karena tidak sehat," kata Yudi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/6/2007).Menanggapi itu, Mbah Tardjo pun meminta pimpinan fraksi-fraksi agar menolak undangan untuk menghadiri pertemuan di Dharmawangsa."Itu pertemuan ilegal. Kalau ada rapat-rapat mengenai DPR, di sini saja, biar rakyat tidak curiga. Bisa di kamar saya," kata Mbah Tardjo.Menurut pria bernama lengkap Soetardjo Soerjogoeritno ini, pertemuan Dharmawangsa harus dibubarkan, dan tidak sehat untuk demokrasi.Selang sehari sebelum sidang paripurna interpelasi Iran, pada Minggu 3 Juni, pimpinan fraksi dan perwakilan pemerintah ditengarai bertemu di Hotel Dharmawangsa.Pertemuan serupa kerap dilakukan setiap ada gerakan dari DPR yang menyerang pemerintah. Setelah pertemuan, pimpinan fraksi memberi instruksi atas agenda yang diusung para anggotanya. Ada anggota yang konsisten, ada juga yang berubah sikap sesuai kepentingan politik mereka.
(aan/sss)











































