130 Anggota DPR Ajukan Usul Interpelasi Lumpur Lapindo
Kamis, 07 Jun 2007 11:47 WIB
Jakarta - Setahun sudah semburan lumpur Lapindo menyiksa warga Sidoarjo, Jatim. Sebanyak 130 anggota DPR yang prihatin dengan berlarutnya masalah ini pun mengajukan usul interpelasi.Mereka membubuhkan tanda tangan dukungan interpelasi. Lewat 8 wakilnya, usulan tersebut disampaikan kepada Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno.Interpelasi lumpur Lapindo sengaja diajukan supaya pemerintah cepat menyelesaikan masalah lumpur Lapindo yang belum mencapai titik temu."Kami datang ke sini untuk mengusulkan interpalasi soal Lapindo. Kalau kemarin ramai-ramai interpelasi itu soal kedaulatan, kalau yang ini soal kemanusiaan," ujar anggota FPDIP Jacobus Mayongpadang saat bertemu Mbah Tardjo, panggilan akrab Soetardjo, di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/6/2007).Selain Jacobus terlihat anggota DPR lainnya seperti Yuddy Chrisnandi dari FPG, Djoko Susilo dari FPAN, Aryo Widjanarko dari PKB, Abdullah Azwar Anas dari PKB dan beberapa anggota dewan lainnya.Kepada pimpinan DPR, Jacobus meminta DPR mengagendakan interpelasi. "Biar setiap minggu ada interpelasi," seloroh Jacobus disambut tawa semua orang yang hadir di ruangan Mbah Tardjo.Politikus gaek PDIP itu mendukung usulan interpelasi Lapindo. Dengan mimik serius Mbah Tardjo sempat mempersoalkan kemungkinan penolakan Presiden SBY hadir di DPR. "Nanti kalau diwakilkan lagi ya kita impeach agar Presiden memperhatikan jeritan rakyat untuk Lapindo ini," katanya.Mbah Tardjo juga menyampaikan keprihatinannya dengan musibah yang menimpa warga Sidoarjo yang setahun terakhir ini diserang lumpur Lapindo."Kalau teori Gunung Bromo, Gunung Bromo itu berhenti kalau ada orang yang dilempar ke kawahnya, lah kalau Lapindo ini siapa yang dilempar," kelakar Mbah Tardjo yang langsung disambut gerrr tamunya.Di sela tawa para tamu Mbah Tardjo ini terdengar celetukan, "Dirut Lapindo aja." "Ical... Ical (Aburizal Bakrie)". Tawa tamu Mbah Tardjo pun semakin kencang.Dari 130 anggota dewan yang menandatangani usulan interpelasi itu, hanya Yuddy Chrisnandi saja anggota dari FPG. Lainnya anggota DPR dari fraksi di luar FPG."Mbah dari Golkar yang tanda tangan cuma saya saja loh Mbah. Makanya saya tidak pakai jaket Golkar," kata Yuddy tanpa menjelaskan alasan kenapa anggota FPG lainnya menolak meneken usulan itu.Semula anggota DPR yang menandatangani usulan itu hanya 129 orang, untuk menggenapkan 130 orang, Mbah Tardjo ditodong saat itu juga untuk ikut membubuhkan tanda tangannya. "Ayo Mbah, biar genap 130, kurang satu lagi, tanda tangan Mbah," kata Yuddy.Tanda pikir panjang, Mbah Tardjo langsung membubuhkan tanda tangannya.
(umi/nrl)











































