Pilkada DKI
Cagub Boneka dari Bang Fauzi
Kamis, 07 Jun 2007 09:50 WIB
Jakarta - Waktu pencoblosan Pilkada DKI semakin dekat. Dua kubu yang dipastikan bakal bertarung dalam arena Pilkada, yaitu PKS dan Koalisi Jakarta, pun semakin gencar melakukan manuver politik.Manuver dua kubu tersebut makin kuat. Misalnya saja terlihat dari wacana dan langkah politik yang dikembangkan kedua kubu pada saat-saat terakhir pendaftaran pasangan cagub-cawagub ke KPUD DKI.Di satu sisi, PKS yang mengusung pasangan Adang Daradjatun-Dani Anwar bermanuver dengan mengancam akan menunda pendaftaran calonnya ke KPUD. Jika hal itu terjadi, bisa dipastikan terjadi perubahan jadwal tahapan pilkada. Apalagi ancaman tersebut bersamaan dengan menguatnya desakan sejumlah pihak agar munculnya calon independen dalam Pilkada DKI. Sumber detikcom di kubu PKS menyebutkan, ada dua opsi yang kemungkinan dapat dilakukan PKS. Pertama, mengakomodir aspirasi sejumlah kalangan mengenai calon independen dengan menunda pendaftaran. Penundaan tersebut terkait judicial review UU 32/2004 yang saat ini sedang dibahas di Mahkamah Konstitusi (MK). Artinya, sikap PKS tergantung keputusan MK tersebut. Jika opsi ini yang dilakukan, berdampak pada pengunduran jadwal Pilkada.Kedua, tetap melakukan pendaftaran namun dilakukan pada injury time. "Kedua opsi ini masih kami pertimbangkan. Kami masih mengukur opsi mana kemaslahatannya yang lebih besar bagi warga DKI," ujar sumber tersebut kepada detikcom, Kamis (7/6/2007).Di sisi lain, kubu Koalisi Jakarta pun tidak kalah bermanuver. Manuver yang dilakukan Koalisi Jakarta dengan menyiapkan skenario pasangan cagub-cawagub boneka. Hal ini untuk mengantisipasi jika ancaman PKS akhirnya terbukti.Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, saat ini Koalisi Jakarta telah mempersiapkan sepasang cagub-cawagub boneka. Pasangan tersebut akan diusung oleh beberapa parpol yang tergabung dalam Koalisi Jakarta.Pasangan boneka tersebut bakal diusung PPP, PBR dan beberapa parpol kecil lainnya. Hal itu sebagai langkah formalitas agar pasangan yang diusung Koalisi Jakarta tetap dapat melenggang ke arena Pilkada."Terbukti atau tidak ancaman PKS, kami akan tetap daftarkan pasangan bayangan itu. Yang terpenting bagi kami, pelaksanaan Pilkada tidak diundur," ujar salah seorang sumber di Koalisi Jakarta.Bahkan menurut dia, Koalisi Jakarta pun telah menyiapkan nama pasangan boneka tersebut. Mereka adalah Ian Faridh, sosok yang sangat dekat dengan Fauzi Bowo, dan Irwan Setiawan, Ketua DPW PBR DKI Jakarta.
(rdf/nrl)











































