Jakarta Sering Banjir, Kok Dapat Adipura?

Jakarta Sering Banjir, Kok Dapat Adipura?

- detikNews
Rabu, 06 Jun 2007 16:58 WIB
Jakarta - Lima kotamadya di Jakarta mendapatkan piala Adipura. Bangga? Nggak juga. Ternyata banyak yang gusar. Apalagi kalau mengingat pada Februari 2007 lalu, ibukota Indonesia ini dilanda banjir besar.Ruas jalan Sudirman yang tahun ini mendapatkan kategori sarana dan prasarana kota terbaik pun pernah dituntut sebuah LSM karena mengurangi jalur ruang terbuka hijau. Bagaimana bisa Jakarta memborong Adipura?"Yang kita nilai pertama, kebersihan dan keteduhannya dulu. Kalau Jakarta, kita tidak menilai dari banjirnya. Kalau banjir bisa berhenti pada saat periode penilaian, dan kota itu tetap bersih, ya kita nilai," kata Deputi Menteri Bidang Pencemaran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) M Gempur Adnan.Hal ini disampaikan dia dalam jumpa pers usai acara penyerahan penghargaan lingkungan di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (6/6/2007).Untuk kota metropolitan, menurutnya, penilaian berdasarkan fisik seperti kebersihan dan keteduhan memberi kontribusi 85 persen. Penilaian nonfisik seperti sistem kebersihan dan anggaran berkontribusi 15 persen."Penelitian kita cukup transparan kok. Tim penilai berasal dari KLH, Pemprov, Perguruan Tinggi, dan LSM. Setahun mereka turun tiga kali," jelas Adnan.Menurut Adnan, Jakarta memang layak untuk memperoleh Adipura, dilihat dari jalan kota, pasar, terminal dan taman kota. Jakarta memperoleh nilai 71-72 dari skala 90."Kita ada datanya semua, pasar-pasar dan terminal mana saja, dan nilainya berapa untuk Jakarta dan kota-kota lain. Silakan datang ke kantor kalau mau tahu," tandasnya. (anw/sss)


Berita Terkait