Faisal Basri Rogoh Kocek Rp 1 M Demi Dilirik Parpol
Rabu, 06 Jun 2007 13:08 WIB
Jakarta - Faisal Basri sempat mengincar kursi cagub DKI Jakarta lewat PDIP. Dia berupaya keras agar 'dilirik' parpol. Meski akhirnya mundur, Faisal sempat menghabiskan dana sekitar Rp 1 miliar.Besarnya dana yang dikeluarkan untuk biaya politik itu diungkapkan Faisal dalam diskusi panel bertajuk 'Pilkada DKI Jakarta 2007 Harus Mengakomodasi Calon Independen' di Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (6/6/2007)."Kira-kira habis sampai Rp 1 miliar. Rp 1 miliar itu untuk mencetak 200 ribuan kalender, sewa mobil untuk keliling, sumbangan korban banjir dan program fogging," bebernya saat menjawab pertanyaan salah satu panelis.Faisal mengaku dana itu didapatnya dari hasil saweran kawan-kawannya."Tidak ada sponsor, saya sama sekali tidak bayar entry cost kepada partai. Mungkin karena mereka tahu saya tidak punya uang," tandasnya.Meski habis sampai Rp 1 miliar, angka yang dikeluarkan Faisal ini terbilang kecil jika dibandingkan sas-sus besarnya dana yang digelontorkan kandidat lain yang kabarnya mencapai puluhan miliar rupiah.Diakui pengamat politik dari CSIS Indra J Pilliang, biaya yang harus dikeluarkan bagi kandidat cagub atau cawagub dalam pilkada DKI lewat parpol memang cukup besar. Namun biaya politik ini bisa ditekan jika calon maju lewat jalur independen."Contohnya pemilihan anggota DPD, cost-nya lebih murah dari pada pemilihan legislatif dari parpol. Di Manggarai, NTT, biaya yang dikeluarkan parpol malah mencapai ratusan miliar," bebernya.
(umi/nrl)











































