Bocah SD Tewas Berkelahi
Doni Tetap Riang Gembira
Rabu, 06 Jun 2007 12:25 WIB
Denpasar - Meski sang teman tewas setelah berkelahi dengannya, Doni Ardianyah (7) tetap ceria. Bocah kelas II SD ini agaknya belum mengerti perbuatannya.Saat ditemui di rumah kontrakan orang tuanya di Jl Gunung Sari, Denpasar, Rabu (6/6/2007), Doni terlihat selayaknya bocah cilik lainnya. Dia kerap tersenyum malu saat diajak berbincang-bincang. Sesekali tangannya mengusap-ngusap rambutnya yang kemerahan.Saat dirinya tak diajak berbicara lagi, Doni kembali asyik dengan mainannya. Bedanya, Doni kali ini memang tidak bermain ke luar rumah seperti biasanya."Saya memang melarangnya keluar rumah untuk menstabilkan dirinya," kata Suyitno, ayah Doni.Sejumlah tetangga berdatangan ke rumah Suyitno saat mengetahui kehadiran para wartawan. Mereka bertanya-tanya apa gerangan yang terjadi. Setelah mengetahuinya, sebagian dari mereka berusaha menghibur kedua orang tua Doni.Pada Selasa 5 Juni, Doni terlibat perkelahian dengan teman sekelasnya I Kadek Adi Suwanda Putera. Namun naas, akibat peristiwa yang diawali dengan saling ejek itu, Adi meninggal dunia. Saat perkelahian itu terjadi, para guru SD 27 Pamecutan, sedang rapat.
(djo/nrl)











































