Walhi: Purnomo dan Ical Perusak Lingkungan Hidup
Selasa, 05 Jun 2007 16:16 WIB
Denpasar - Aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) membeberkan nama lima tokoh perusak lingkungan. Dua orang di antaranya adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro dan Menko Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie.Aksi tersebut dilakukan dengan memajang wajah lima tokoh perusak lingkungan dalam bentuk karikatur. Aksi ini digelar di monumen perjuangan Bajra Sandhi, Jl Puputan Raya Renon, Denpasar, Selasa (5/06/2007)."Lima tokoh ini adalah bagian dari beberapa orang yang bertangungjawab atas kerusakan lingkungan hidup di Indonesia," kata Direktur Walhi Bali Ni Nyoman Sri Widianti.Lima tokoh tersebut digambarkan dalam bentuk karikatur, yaitu Purnomo Yusgiantoro yang menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Ia dianggap merusak lingkungan karena kebijakan yang dikeluarkan mencemari lingkungan, yaitu penggunaan energi alternatif, seperti batubara dan nuklir.Aburizal Bakrie yang menjabat sebagai Menteri Kesejahteraan Rakyat dianggap bertanggungjawab atas melubernya lumpur Lapindo selama setahun yang merusak lingkungan di Sidoarjo. Di atas wajah Ical dipajang tulisan "Jangan Tanya Lapindo Padaku".Tokoh Samsul Nursalim dituding Walhi sebagai perusak lingkungan dan mematikan ekonomi rakyat kecil. Ia telah menyulap lahan menjadi tambak raksasa yang mematikan para petambak tradisional. Direktur PT Newmont yaitu Richard Neise adalah orang yang harus bertanggungjawab atas rusaknya lingkungan di Manado, Sulawewsi Utara dan NTB.Tokoh terakhir yang ditunjuk walhi adalah Sukanto Tanoto pengusaha pulp paper. Ia dianggap bertanggungjawab atas rusak dan gundulnya hutan di Indonesia, seperti di Riau.Para tokoh tersebut diperagakan sedang melambaikan tangan. Hal ini sebagai simbol orang yang tidak merasa bersalah dalam kerusakan lingkungan. "Masyarakat Indonesia harus hati-hati dan tidak meniru tingkah laku para tokoh tersebut," demikian Sri.
(gds/djo)











































