Listrik DPR Byar Pet, Interpelasi Iran Diskors 10 Menit
Selasa, 05 Jun 2007 11:38 WIB
Jakarta - Lampu di ruang rapat paripurna tiba-tiba byar pet. Ruangan pun gelap. Paripurna interpelasi Iran diskor 10 menit."Lampu kok mati....sabotase," celetuk anggota dewan di ruang paripurna Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/6/2007).Melihat kondisi yang tidak kondusif, pimpinan sidang Agung Laksono menskors sidang selama 10 menit."Karena suasana tidak kondusif sidang saya skors selama 10 menit," ujarnya.Anggota dewan pun berhamburan ke luar ruangan. Ada yang mengobrol dan ada yang hanya duduk-duduk di dalam ruangan saja.Setelah menampung 15 interupsi, Agung sebelumnya sempat mengingatkan anggota dewan yang masih berebutan interupsi.Berdasarkan Tatib DPR, menurut dia, interpelasi meminta penjelasan presiden. "Karena ini yang buat tatib Saudara-saudara semua, layaknya kita menjalankan tatib ini," katanya sambil menunjukkan kertas Tatib itu."Apakah dapat disetujui pemerintah memberikan penjelasan?" tanya Agung pada hadirin.Mendengar pernyataan Agung, reaksi anggota DPR beragam. Ada yang setuju, dan ada yang tidak."Tidak setuju....," teriak anggota dewan kubu PDIP cs sambil berdiri dan mengangkat tangan."Setuju....," sahut anggota dewan dari FPG dan FPD."Interupsi dilanjutkan...interupsi dilanjutkan," teriak anggota dewan lainnya.Agung sempat mencatat anggota dewan yang antre interupsi kedua. Mereka adalah Syarif Hassan, Panda Nababan, Idrus Marham, Alvin Lie, Soethan Bathugana, dan beberapa nama lainnya. Ketika Agung menyilakan Syarif Hassan bicara, tiba-tiba lampu byar pet. Gelap. Suasana makin tidak kondusif dan memanas. Agung pun memutuskan menskors sidang 10 menit.Selang 2 menit lampu hidup lagi. Terang...!
(aan/nrl)











































